Pertandingan Jepang vs Prancis yang menjadi latar Blue Lock chapter 331 bukan sekadar laga biasa.
Ini adalah bentrokan dua filosofi sepak bola modern dengan tingkat kekuatan yang jauh di atas standar U20.
Timnas U20 Jepang versi Blue Lock Eleven Fusion jauh melampaui tim U20 Jepang “normal” sebelumnya. Tim ini merupakan hasil integrasi langsung dari filosofi ekstrem Ego Jinpachi dengan para pemain terbaik proyek Blue Lock.
Ciri utama tim ini adalah:
Koordinasi strategis tingkat tinggi, dipadukan dengan penyelesaian akhir yang egoistis
Isagi Yoichi sebagai inti permainan, bertugas membaca situasi, memetakan ancaman, dan menyusun rencana dalam hitungan detik
Mental bertanding yang matang, meski sebagian besar pemain masih berusia muda
Beberapa pemain Blue Lock bahkan telah menyentuh level Next Generation World 11, menjadikan Jepang sebagai kuda hitam serius di Piala Dunia U20. Secara taktik dan mental, tim ini dianggap siap menghadapi tekanan internasional pertamanya.

Credit K Manga
Di sisi lain, Timnas U20 Prancis digambarkan sebagai kekuatan dominan yang hampir tidak memiliki celah. Mereka dilatih oleh Julien Loki, pemain profesional kelas dunia yang dijuluki The God Sprinter.
Faktor kekuatan Prancis meliputi:
Kehadiran figur kelas dunia di level pelatih dan pemain
Kombinasi Hugo dan Charles yang sangat disiplin secara struktur permainan
Dominasi total atas Inggris di laga sebelumnya
Di berbagai diskusi komunitas luar negeri, Prancis bahkan disebut sebagai “final boss” Piala Dunia U20, mengindikasikan bahwa mereka adalah standar tertinggi yang harus ditaklukkan Jepang.