One Piece Chapter 1171 terasa seperti bab yang sengaja ditulis Eiichiro Oda untuk membuka tabir rahasia, bukan menjawabnya secara gamblang.
Hampir setiap adegan menyisakan tanda tanya besar, mulai dari alasan Loki dipenjara, kondisi Imu yang melemah, hingga posisi Elbaf dalam sejarah dunia.
Alih-alih memberi jawaban, chapter ini justru menegaskan satu hal: Elbaf adalah kunci misteri dunia One Piece.

One Piece Chapter 1171 Mangaplus by Shueisha
Pertanyaan terbesar di One Piece Chapter 1171 adalah satu: mengapa Loki dipenjara?
Diskusi komunitas mengarah pada teori mengejutkan bahwa penjara tersebut bukan bentuk hukuman, melainkan pengorbanan.
Loki diyakini sengaja membiarkan dirinya difitnah atas kematian Raja Harald.
Jika kebenaran terungkap, reputasi Harald bisa runtuh dan Elbaf terpecah.
Dengan menjadi “penjahat sejarah”, Loki menjaga stabilitas negaranya.
Misteri ini membuat penjara Loki terasa lebih seperti segel rahasia, bukan sel kriminal biasa.

One Piece Chapter 1171 juga mengisyaratkan bahwa Loki pernah bergerak terlalu jauh.
Ada petunjuk bahwa ia mencoba menggalang kekuatan lintas ras untuk menantang Pemerintah Dunia, termasuk pendekatan ke keluarga Big Mom dan ras Fishman.
Namun langkah itu dihentikan oleh Shanks.
Misterinya bukan sekadar “kenapa dihentikan”, tetapi apa yang Shanks ketahui tentang Imu hingga menilai perlawanan Loki saat itu hanya akan berakhir pada kehancuran Elbaf.

One Piece Chapter 1171 (Credit Mangaplus by Shueisha)
Senjata Loki, Ragnir, menjadi pusat misteri berikutnya di One Piece Chapter 1171.
Palu ini bukan hanya memanggil petir, tetapi juga es melalui serangan “Niflheim”.
Hal menariknya, kekuatan es ini tampak sangat spesifik. Ragnir mampu membekukan makhluk regeneratif seperti Draugr.
Ini memicu teori bahwa Ragnir bukan senjata biasa, melainkan senjata yang memiliki Buah Iblis.
Jika benar, maka Ragnir bisa menjadi contoh evolusi sistem kekuatan baru: senjata hidup yang menyimpan kehendak dan kekuatan kuno.