One Piece selalu menghadirkan banyak firasat dan kejutan. Spoiler terbaru dari One Piece Chapter 1158 menunjukkan bahwa Perona mungkin memiliki hubungan tak terduga dengan sejarah Wano.
Kini setelah masa lalu Gecko Moria terhubung dengan klan Kozuki, penggemar mulai bertanya-tanya apakah asal-usul Perona mungkin jauh lebih penting daripada yang terlihat.
Sekarang, teori-teori bermunculan tentang masa kecilnya, Buah Iblisnya, dan bahkan kemungkinan hubungannya dengan karakter-karakter yang berkaitan langsung dengan takdir Wano.
One Piece Chapter 1158 dapat sepenuhnya mengubah cara pembaca memandang karakter Perona di dunia One Piece.
Disclaimer: Artikel ini merupakan teori spekulatif dan mengandung spoiler dari manga One Piece.
Perona telah lama diingat di One Piece sebagai “Putri Hantu” Thriller Bark, tetapi spoiler terbaru menunjukkan bahwa kisahnya mungkin terkait dengan sesuatu yang jauh lebih penting dari itu: warisan Wano.
Di One Piece Chapter 1158, Gecko Moria terungkap memiliki darah Kozuki dan masa lalu yang tersembunyi dalam diri Ringo, sehingga kini muncul pertanyaan tentang bagaimana Perona awalnya berada dalam kehidupan Ringo.
Teori baru ini menunjukkan bahwa seperti Yasuie yang menemukan Toko muda setelah kalah dari Kaido, Moria mungkin juga menemukan Perona setelah kalah, yang membuat keduanya terhubung secara simetris dengan tragedi yang terjadi di Wano.
Menambah pemikiran tersebut adalah kekuatan kedua karakter.
Toko memakan SMILE, yang menghilangkan kemampuannya untuk merasakan kesedihan atau kemarahan, dan membuatnya hanya tertawa paksa.
Perona menerima kekuatan melalui Buah Iblisnya, yang menyebarkan negativitas dan rasa putus asa yang menghancurkan.
Kontras ini menyiratkan adanya hubungan tematik yang disengaja: satu anak diberkati untuk tidak pernah mengalami emosi negatif, dan yang lainnya dikutuk untuk mewujudkannya sepenuhnya.
Mereka bisa saja bersaudara atau memiliki hubungan keluarga. Oda mungkin menciptakan kekuatan mereka untuk mencerminkan tema Wano yang lebih besar, yaitu menemukan keseimbangan antara suka dan duka ketika menghadapi tragedi yang tak tertahankan.
Kemungkinan ini semakin kuat dengan berakhirnya Perona sebagai putri angkat Moria.
Jika ia menanggung beban aib Wano sebagai Kozuki yang gugur, masuk akal jika ia mengambil anak yatim piatu yang sama yang tersentuh oleh tragedi dan membesarkannya jauh dari tanah kelahirannya.
Jika teori ini terbukti benar, Perona akan dikenang bukan hanya sebagai sahabat setia Moria, tetapi juga sebagai anak yang terhubung dengan takdir Wano dan bahkan garis keturunan Shimotsuki.
Posisi Perona di One Piece berpotensi jauh lebih besar dalam konteks “Putri Hantu” daripada yang diperkirakan. Jika asal-usulnya benar-benar dari Wano, ia bisa menjadi mata rantai lain dalam garis keturunan Kozuki dan Shimotsuki, yang membawa luka tragedi mereka hingga ke Wano.
Dengan menghubungkan takdirnya dengan kekalahan Moria dan kutukan Toko, Oda bisa memiliki alasan yang jauh lebih bermakna bagi karakternya untuk menjadikan Perona sebagai tokoh yang lebih penting dalam sejarah Wano.