Manga Hataraku Saibō Black Akan Tamat Pada 21 Januari
- January 14, 2021
- comments
- Urusai
- Posted in JejepanganManga
Majalah Morning milik Kondansha mengumumkan pada hari Kamis kalau manga Hataraku Saibō Black (spin-off dari manga originalnya, Hataraku Saibō) karangan Shigemitsu Harada dan Issei Hatsuyoshiya akan tamat di chapter selanjutnya pada tanggal 21 Januari.
Volume kedelapan manga ini akan menjadi volume terakhirnya.
Harada dan Hatsuyoshi mendapatkan serialisasi manga ini di majalah Morning dan majalah manga digital Weekly D Morning pada bulan Juni 2018.
Kondansha menerbitkan volume ketujuh manga ini pada bulan September 2020.
Kondansha Comics menerbitkan volume keenam dalam bahasa Inggris pada bulan Oktober.
Manga ini mendapatkan adaptasi anime yang ditayangkan perdana pada tanggal 9 Januari.
Anime ini memiliki anggota staff dan pemeran yang berbeda dari Hataraku Saibō, yang sebelumnya sudah diumumkan season kedua animenya.
Season kedua anime Hataraku Saibō juga akan memulai debutnya pada tanggal 9 Januari.
Anime pertama dari manga originalnya ditayangkan pada bulan Juli 2018 dan mendapatkan 13 episode.
Aniplex dari Amerika menstreaming seri anime ini di Crunchyroll, dan Funimation menambahkan anime ini pada bulan Februari.
Anime Blu-ray dengan dub Inggrisnya keluar pada bulan Agustus 2019.
Episode spesialnya rilis pada bulan Desember 2018, dan Crunchyroll menstreamingkan anime spesial ini.
Shimizu (pengarang manga original Hataraku Saibō) mendapatkan serialisasi manganya pada bulan Maret 2015 di Monthly Shonen Sirius milik Kondansha, dan volume kelimanya diterbitkan di Jepang pada bulan Agustus 2017.
Kondansha Comics menerbitkan manga ini dalam bahasa Inggris dengan volume kelimanya diterbitkan pada bulan November 2017.
Volume keenamnya akan diterbitkan di Jepang pada tanggal 9 Februari.
Manga Hataraku Saibō ini juga akan tamat pada bulan Januari, tepatnya pada tanggal 26 Januari nanti.
Sumber: ANN
BACA JUGA: Slam Dunk dapatkan Film Anime Terbaru, Kira-Kira Seri Mana yak yang Bakal Diadaptasi?
Manga Shingeki no Kyojin Mengonfirmasi Status Dua Karakter Utamanya
Manga Shingeki no Kyojin mulai mengonfirmasi status dua karakter utamanya. Awas SPOILER ALERT, kalau kamu tidak suka dispoileri, jangan lanjut baca ya!
Saat anime Shingeki no Kyojin baru saja memasuki musim keempat dan terakhirnya, sumber materinya juga terus mendekati akhir yang menggigit.
Setelah kematian Komandan Hange Zoe yang memilukan, mangaka Hajime Isayama telah membuat pembaca terus menebak-nebak siapa korban utama berikutnya dari gemuruh genosida Eren.
Chapter 135 memungkinkan penerus Hange, Armin, untuk jadi korban berikutnya.
Namun, chapter 136, “Devote Your Hearts” memperumit implikasi ini.

Eren Shingeki no Kyojin
Selain kesulitan untuk bertahan hidup, Armin juga menemukan fakta aneh berkat keadaannya saat ini.
Ternyata dia bukan satu-satunya yang terjebak dalam keadaan genting tersebut, Zeke Jeager juga bersamanya.
Menyusul serangan mereka yang tidak berhasil terhadap bentuk Founding Titan Eren di chapter terakhir, Levi, Mikasa, Jean, Connie dan Reiner terpaksa melarikan diri dengan cepat ketika Ymir / Founding Titan memanggil kekuatan dari setiap pewaris Shifter dalam sejarah untuk mempertahankan diri.
Saat Flying Jaw Titan Falco, bersama dengan Annie dan Gabi, membawa mereka ke tempat yang aman, mereka hanya bisa melihat ke belakang dengan perasaan cemas pada orang-orang yang mereka tinggalkan: tubuh Cart Titan yang tertusuk Pieck Finger dan Armin yang ditelan oleh Beast Titan dan tidak bisa ditemukan.
Dalam chapter 136, ketika rekan-rekannya kembali ke Founding Titan demi membunuh Eren dan merebut kembali Armin, sang Komandan baru ternyata masih sadar.
Ia tahu apa yang dilakukan teman-temannya berkat tautan telepati yang dibagikan oleh semua orang Eldia.
Dalam momen depresi khas ‘Armin’, manifestasi spiritual dari tubuh prajurit muda itu mencaci maki fisiknya yang tidak bisa bergerak karena “tidak berguna”.
Ia berbicara kepada otak Armin tentang keseimbangan otot, dan rasa frustrasi di dalam hatinya.
Namun, beberapa saat kemudian, dia dengan cepat merasionalisasi bahwa jika dirinya masih menyadari apa yang terjadi di sekitarnya, berarti ia belum mati.
Pada saat yang bersamaan, ia bertemu dengan Zeke.
Kakak Jeager yang lebih tua belum terlihat sejak chapter 122.
Saat itu Eren mengkhianatinya untuk mengambil kendali Founding Titan dan melakukan Rumbling dengan Ymir.
Chapter terbaru dari manga Shingeki no Kyojin menunjukkan Beast Titan Zeke menggunakan keterampilan lemparan bisbolnya untuk menghancurkan upaya serangan udara terhadap pasukan dinding Titan Eren, tetapi segera terungkap bahwa ini hanyalah salah satu boneka Ymir, bukan Zeke yang asli.
Hal itu membuahkan keraguan apakah Zeke masih hidup atau tidak.
Di akhir chapter 136, Armin dan Zeke “dimakan oleh Ymir” dan disatukan di Path, saluran spiritual yang menghubungkan Subjek Ymir dengan Para Titan.
Ketika Armin menemukan Zeke, dia menggeser tanah berpasir menjadi gundukan, sebuah tindakan kecil yang tidak boleh luput dari perhatian.
Bagaimanapun, ini adalah metode yang digunakan Ymir untuk menghidupkan kembali Zeke dari kematian setelah konfrontasi terakhirnya dengan Levi.
Ketika mencari Titan yang menelan Armin (okapi), Mikasa salah mengira binatang itu babi lebih dari sekali.
Seperti yang diingatkan Isayama di awal chapter 135, hewan ternak adalah elemen penting dari cerita asal Ymir.
Dia ribu tahun yang lalu, dia dihukum oleh Raja Fritz karena membiarkan beberapa babi melarikan diri dari kandang.
Itu adalah awal mula peristiwa yang membuatnya mendapatkan kekuatan para Titan.
Pada tingkat simbolis, babi juga bisa mewakili perbudakan Ymir yang menderita sepanjang hidupnya dan di alam akhiratnya sampai Eren membebaskannya.
Jelas, kehadiran Ymir ada di mana-mana meskipun dia sendiri tidak bisa ditemukan.
Sementara Mikasa dan yang lainnya mungkin bisa menyelamatkan tubuh fisik Armin.
Itu tergantung pada Armin, dan mungkin Zeke, untuk kembali dalam roh dari Path yang mengikat Ymir dalam waktu lama.