Boruto: Two Blue Vortex Chapter 29 akhirnya dirilis, dan chapter ini jelas sarat dengan cerita latar, dan tampaknya pertarungan antara penduduk Konoha melawan Mamushi mungkin akan menguntungkan para pahlawan.
Dalam chapter ini, sorotan utama adalah Boruto membuka kemampuan baru, Kawakii muncul di medan pertempuran dan mendominasinya, serta pasukan Shinju yang mulai runtuh.
Tetapi jika kita melihat lebih jauh dari momen singkat di Chapter 29 ini, kita melihat bahwa ada sesuatu yang sangat salah mulai terjadi.
Judul Boruto: Two Blue Vortex Chapter 29 adalah Pengendalian Hama, yang disertai dengan tagline, “Menerjang ke medan pertempuran, jadilah manusia super.”
Ada kemungkinan bahwa pencipta menggunakan istilah hama untuk merujuk pada Mamushi karena kemampuannya untuk membagi dirinya menjadi beberapa klon.
Selain itu, Boruto tidak lagi menahan diri, dan harga dari kebebasan itu akhirnya mulai terlihat.

Boruto: Two Blue Vortex Chapter 29 menunjukkan kepada kita percakapan antara Boruto dan Momoshiki, dan itu sangat mengerikan.
Kita melihat bahwa sang protagonis menawarkan tubuhnya dengan satu syarat, yaitu Momoshiki harus membantunya melawan Shinju. Karena pikiran mereka terhubung, Boruto tidak mungkin berbohong atau bersekongkol.
Terungkap bahwa dia benar-benar siap untuk menyerahkan dirinya demi mendapatkan lebih banyak kekuatan.
Pertukaran ini memiliki implikasi besar. Momoshiki secara terbuka menyatakan bahwa setelah Shinju pergi, Kawaki akan datang untuknya selanjutnya.
Fakta bahwa Boruto tidak menyangkal hal ini menunjukkan bahwa dia benar-benar percaya Kawaki dapat mengalahkan Shinju yang telah sepenuhnya termanifestasi.
Kemudian, dalam Boruto: Two Blue Vortex Chapter 29, Momoshiki akhirnya setuju, mengaktifkan Karma Boruto dan memberinya akses ke kekuatannya tanpa perlawanan.
Momen ini menegaskan bahwa Boruto kini memiliki kendali penuh atas kemampuan yang pernah ia takuti.