Dalam semesta Jujutsu Kaisen Modulo, klan Gojo masih berdiri sebagai salah satu pilar utama dunia jujutsu.
Mereka belum kehilangan pengaruh maupun status sebagai keluarga besar, meski reputasi mereka kerap dipandang dingin dan penuh aturan.
Para tetua klan Gojo dikenal sangat ketat dalam mengatur penggunaan teknik, semata-mata untuk mencegah kekuatan besar jatuh ke tangan yang salah.
Namun, satu keputusan terbaru memicu perdebatan panjang di kalangan penggemar Jujutsu Kaisen Modulo.
Keputusan itu adalah pemberian cincin Rika kepada Tsurugi, bukan kepada Yuka.
Di awal cerita, langkah ini tampak seperti bentuk pilih kasih yang kejam.
Akan tetapi, setelah peristiwa yang terungkap hingga Modulo chapter 17, keputusan tersebut justru terlihat jauh lebih rasional.

Banyak penggemar menuding klan Gojo lebih memihak anak dengan Batasan Surgawi, sambil membiarkan pengguna Teknik Sepuluh Bayangan yang sakit berjalan menuju kematian.
Tuduhan ini makin panas setelah terungkap bahwa Tsurugi dan Yuka adalah saudara kandung.
Masalahnya, sebagian pembaca keliru mengira mereka adalah kembar.
Dalam dunia Jujutsu Kaisen, status kembar memiliki dampak besar karena energi terkutuk memperlakukan mereka sebagai satu entitas, seperti yang terjadi pada Maki dan Mai.
Hal inilah yang menghambat pertumbuhan kekuatan mereka selama bertahun-tahun.
Namun, Jujutsu Kaisen Modulo menegaskan bahwa Tsurugi dan Yuka bukan kembar.
Batasan Surgawi Tsurugi berdiri sendiri, sementara Yuka mewarisi Teknik Sepuluh Bayangan secara penuh, termasuk Mahoraga.
Dua kondisi yang sepenuhnya berbeda ini sering kali dicampuradukkan, sehingga memicu kesalahpahaman terhadap tindakan klan Gojo.