Gary Muhammad Iskak, lahir di Jakarta, 10 Juli 1973, merupakan aktor Indonesia keturunan Belanda yang lahir dari keluarga seniman. Kakeknya, Robert Maria Iskak (Bob Iskak), adalah seniman dan sutradara era kemerdekaan. Gary juga merupakan kakak dari aktor Khiva Iskak dan keponakan dari sejumlah aktor legendaris, termasuk Alice Iskak, Boy Iskak, dan Indriati Iskak.
Gary memulai kariernya di dunia film pada era 2000-an lewat film Bintang Jatuh (2000) dan terus aktif hingga membintangi berbagai genre film, mulai dari drama, aksi, hingga horor. Beberapa karya terkenalnya antara lain:
Ada Apa Dengan Cinta? (2002)
Ungu Violet (2005)
Merah Itu Cinta (2007)
Pocong 3
Kawin Kontrak 3 (2013)
Mangga Muda (2020)
Gary juga sering tampil sebagai cameo yang berkesan, misalnya di Insya Allah Sah (2017), Warkop DKI Reborn 3 (2019), dan NKCTHI (2020).
Di dunia sinetron, Gary memulai debutnya lewat Opera SMU (2001) dan berperan di judul populer seperti Buku Harian Baim, Heart Series 2, Cahaya Hati, hingga Kun Anta 2.
Gary menikah pertama kali dengan Sabrina R. Bonita pada 1999 dan dikaruniai satu anak. Setelah berpisah pada 2008, ia menikah dengan aktris Richa Novisha pada 2009 dan dikaruniai dua anak.
Meskipun sempat terseret kasus hukum, termasuk kasus narkoba pada 2007 dan 2022 serta perjuangan melawan hepatitis C, Gary dikenal sebagai sosok yang profesional, berdedikasi, dan ramah.
Kepergian Gary Iskak secara mendadak menambah daftar kehilangan aktor besar Indonesia. Sosoknya akan selalu dikenang melalui karya-karyanya yang meninggalkan jejak mendalam di hati penonton. Dunia hiburan Indonesia kehilangan salah satu bintang yang penuh talenta dan dedikasi