Media sosial X ramai banjir kritikan lantaran muncul tren baru dengan perintah Grok Remove yang banyak digunakan untuk menciptakan konten berbau seksual.
Grok merupakan asisten AI yang bisa digunakan di aplikasi X.
Pengguna X bisa menandai Grok dan memintanya untuk menyediakan informasi tau memberikan perintah.
Grok diciptakan untuk memudahkan pengguna X, tapi sayangnya hal ini banyak disalahgunakan.
Belakangan ini, muncul tren negatif dengan perintah Grok Remove.
Pengguna menggunakan Grok untuk menghilangkan seluruh atau sebagian pakaian dari foto pengguna Twitter lain.
Banyak yang menjadi korban dan menyesalkan bahwa foto mereka diseksualisasi secara bebas oleh AI.
Banyak pengguna telah melaporkan akun-akun yang melakukan Grok Remove dengan tujuan mendapatkan konten seksual.
Satu hal tak terhindarkan, tren ini juga merahmbah pada penggemar anime dan manga.
Dalam beberapa postingan X, banyak penggemar anime dan manga tampak menggunakan prompt Grok Remove tapi untuk tujuan yang berbeda.