Halaman 6
Akane: Aqua dan aku tidak lagi menjalin hubungan seperti itu. Membuat asumsi aneh tentang kami secara tiba-tiba sungguh meresahkan!
Halaman 7
Kana: Tapi… kamu masih menyukai Aqua, kan?
Akane: Aku memang menyukainya… tapi! Meskipun aku menyukainya, ini tidak seperti yang kamu bayangkan! Aku bukan tipe wanita yang tidak bisa melepaskan pria setelah kami putus! Aku menjalin hubungan berdasarkan batasan yang jelas! Saat ini, aku hanya berharap Aqua bisa menemukan kebahagiaan, seperti kasih sayang yang dimiliki seorang ibu terhadap anaknya sendiri. Rasanya seperti ingin dia masuk universitas yang bagus, mencari pekerjaan yang bagus, perasaan seperti itu, kamu paham ‘kan?
Kana: Bukankah sentimen itu terlalu berat?
Halaman 8
Akane: Aku sudah melupakan semua perasaanku padanya saat kami putus!
Kana: Begitu ya… Tapi aku merasa Aqua masih belum mau melepaskanmu…
Akane: Sampai kapan kamu akan terus merengek…?
Kana: Kalau aku jadi Aqua, aku pasti akan memilihmu.
Akane: Kenapa?
Kana: Karena… Kamu sangat imut.
Halaman 9
Kana: Siapapun bisa melihatnya. Kamu cantik, pintar, berbakat sebagai aktris, dan baik hati. Kamu begitu sempurna hingga hampir menjengkelkan, tahu? Jika aku laki-laki, aku pasti akan memilihmu.
Akane: …Hmm…
Halaman 10
Akane: Kamu sama sekali tidak menyadari pesonamu sendiri, Kana-chan. Selalu seperti ini. Kamu selalu berlagak sok dewasa, mengabaikan keinginanmu yang sebenarnya! Selalu, selalu seperti ini.