Sejak awal cerita One Piece, Buah Iblis telah diperkenalkan sebagai fondasi utama sistem kekuatan dunia ciptaan Eiichiro Oda. Buah misterius ini menawarkan kekuatan luar biasa kepada siapa pun yang memakannya, dengan satu harga mutlak: hilangnya kemampuan untuk berenang selamanya.
Seiring berjalannya cerita, Oda memperluas konsep Buah Iblis menjadi berbagai klasifikasi. Ada Zoan yang memungkinkan penggunanya berubah menjadi hewan, Logia yang memberi kekuatan elemen dan menjadikan tubuh sebagai kekuatan alam, serta Paramecia yang mencakup kemampuan unik di luar dua kategori tersebut.
Selama lebih dari 28 tahun serialisasi, ratusan Buah Iblis telah diperkenalkan. Namun hanya segelintir yang benar-benar berdiri di puncak sebagai kekuatan absolut. Memasuki Saga Terakhir One Piece, Oda mulai memperkenalkan Buah Iblis dengan label “legendaris”, dan salah satu yang paling mengejutkan muncul di arc Elbaf.

Di arc Elbaf, penggemar akhirnya diperkenalkan dengan Loki, sosok yang dijuluki sebagai Pangeran Terkutuk Elbaf. Bersamaan dengan itu, terungkap pula keberadaan Buah Iblis legendaris yang ia miliki—sebuah kekuatan yang bahkan disebut mampu menghancurkan dunia.
Sejak pertama kali diisyaratkan, Buah Iblis Loki langsung dibungkus aura ancaman. Penduduk Elbaf menyebut bahwa Loki membunuh ayahnya sendiri, Raja Harald, demi merebut Buah Iblis legendaris kerajaan. Pernyataan ini menjadi semakin mengerikan ketika ditegaskan oleh Scopper Gaban, tangan kanan Raja Bajak Laut, yang mengakui potensi kehancuran dari kekuatan tersebut.

Kekuatan sebenarnya dari Buah Iblis Loki baru benar-benar diperlihatkan dalam One Piece Chapter 1170. Dalam kilas balik tersebut, Loki berhadapan langsung dengan ayahnya, Raja Harald, sosok monster dari era lama.
Yang membuat situasi ini semakin mencengangkan adalah fakta bahwa sebelum memakan Buah Iblis, Loki sudah merupakan petarung kelas atas. Ia telah menguasai Infusi Haki Haoshoku dan bahkan mampu menantang Ragnir, penjaga Buah Iblis Elbaf selama berabad-abad.
Setelah mendapatkan pengakuan dari Ragnir dan akhirnya memakan Buah Iblis legendaris itu, kekuatan Loki melonjak ke level yang benar-benar baru. Ia mengalahkan Harald secara telak dan akhirnya memberikan pukulan mematikan—sebuah pencapaian yang mengguncang fondasi power scaling One Piece.